FOKUS

Barack Obama Ancam Serang Suriah

Dia mengaku selama ini AS telah berusaha menahan diri atas Suriah.
Selasa, 21 Agustus 2012
Oleh : Denny Armandhanu
Presiden AS Barack Obama

VIVAnews - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengancam akan menyerang Suriah jika rezim Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia untuk menggempur warga. Ini adalah komentar terkeras Obama setelah seluruh upaya AS menghentikan kekerasan di Suriah selalu terganjal veto.

Sebagaimana diberitakan Reuters, Selasa 21 Agustus 2012, Obama mengatakan bahwa penggunaan senjata kimia adalah batas kesabaran Amerika Serikat. Selama ini, katanya, AS telah menahan diri dan tidak menurunkan kekuatan militer ke Suriah.

"Pada titik ini, tidak perlu ada intervensi militer. Batas kesabaran kami adalah jika ada senjata kimia yang digunakan, dan itu akan mengubah keputusan saya," kata Obama.

Walau belum dibuktikan bahwa Suriah punya senjata kimia, namun rezim Assad mengaku memilikinya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Jihad Makdissi, bulan lalu mengatakan senjata kimia tidak akan digunakan terhadap para pemberontak, tetapi untuk melawan tentara asing yang mencoba turut campur.

Suriah adalah salah satu negara yang tidak menandatangani Konvensi Senjata Kimia. Menurut situs Global Security, ada empat gudang senjata kimia di Suriah, di antaranya adalah VX, sarin dan tabun.

Bukan tidak mungkin AS menurunkan tentaranya. Sebelumnya, AS dan NATO telah menggempur Libya utuk menumbangkan rezim Moammar Khadafi. Inilah yang ditakutkan oleh negara-negara sekutu Suriah, seperti Rusia dan China.

"Kami tidak ingin senjata kimia jatuh di tangan orang yang salah. Kami tengah memonitor situasi dengan hati-hati, kami harus membuat rencana dengan seksama," kata Obama.

Upaya Amerika Serikat selama ini dalam membantu Suriah di jalur diplomatis selalu terganjal veto oleh Rusia dan China. Sejak Maret tahun lalu, PBB mencatat, telah lebih dari 10.000 orang yang tewas di Suriah.

TERKAIT
File Not Found
    TERPOPULER
    File Not Found