TUTUP
TUTUP
FOKUS

Seribu Jalan Lahirkan Seribu Startup Lokal

Sebanyak 95 persen start up Indonesia bergerak di bidang IT.
Seribu Jalan Lahirkan Seribu Startup Lokal
Menkominfo, Rudiantara berbicara di Start Up Asia 2014. (Vivanews/Amal)

VIVA.co.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan proyek pengembangan perusahaan rintisan (startup) lokal. Kementerian yang dipimpin oleh Rudiantara berambisi melahirkan seribu startup berkualitas nanti pada 2020 atau lima tahun ke depan.

Ambisi itu dilandasi dengan perkembangan jumlah minat untuk melahirkan startup di Tanah Air. Data dari Tech in Asia bisa berbicara, 95 persen bisnis di Tanah Air merupakan startup di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Data itu sudah menunjukkan potensi startup di Tanah Air.

Belum lagi kata Dirjen Aplikasi Informatika, Kominfo, Bambang Heru Tjahjono, yang mengatakan startup lokal diperkirakan mampu menyumbang satu persen Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu juga, bergelimangnya startup dapat menciptakan dua persen dari total jumlah penduduk Indonesia untuk menjadi wirausahawan .

Maka melihat potensi itu, proyek seribu startup diharapkan bisa membantu merangsang matangnya ekosistem startup di dalam negeri.

Pertimbangan lainnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar dan konsumen bagi pemain global saja.

Dia mengatakan dengan munculnya ribuan startup, maka setidaknya sedikit demi sedikit, Indonesia bisa lepas dari dari kategori konsumen global.

Gagasan seribu startup makin menggelinding setelah Rudiantara pulang kunjungan dari Silicon Valley, markas perusahaan teknologi dunia di Amerika Serikat akhir Oktober lalu. Dari sana, Rudiantara bersama delegasi startup mengaku belajar bagaimana memperkuat ekosistem startup.

Ambisi itu memang tak mudah. Apalagi kalau soal sumber dana untuk melahirkan seribu startup tersebut. Rudiantara sudah melontarkan ia ingin mencari dana US$1 miliar untuk melahirkan proyek seribu startup tersebut.

Untuk menciptakan seribu teknoprenur itu, Kominfo berencana untuk menyediakan dana. Alokasi dana untuk startup itu diharapkan dapat menjadi pemicu semangat pertumbuhan startup di Indonesia.

"Pemerintah akan menyiapkan dana. Tentu dana tersebut bukan sepenuhnya dana pemerintah," ungkap Chief RA, begitu ia akrab disapa, Selasa 10 November di Jakarta.

Soal dana ini tak mudah. Menteri kelahiran Bogor ini sudah menyadari sulit untuk mengharapkan guyuran dana dari APBN. Persoalannya adalah soal efektivitas pengguliran dana dari negara tersebut.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP