TUTUP
TUTUP
FOKUS

Ahok Cuci Gudang Pejabat Jakarta

"Makanya sekarang kita lihat, kalau kurang rajin sedikit, ganti."
Ahok Cuci Gudang Pejabat Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, baru saja memecat Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Antonius Kosasih dari jabatannya dan mengangkat Budi Kaliwono sebagai penggantinya.

Pemecatan Kosasih dari kursi jabatannya itu, merupakan langkah awal Ahok, panggilan akrab Basuki Tjahaja Purnama, di tahun ini, untuk meningkatkan kinerja bawahannya yang dinilai tidak maksimal di tahun lalu.

Kosasih yang menjabat sebagai Dirut PT TransJakarta dipecat, karena menurut Ahok, tidak bekerja dengan baik, saat menentukan rute-rute bus pengumpan (feeder) yang dioperasikan Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja).

"Sewaktu rapat, saya katakan kalian (direksi PT Transportasi Jakarta) enggak benar cara baginya (rute bus Kopaja terintegrasi)," ujar Ahok di Balai Kota DKI, pada akhir Desember 2015 lalu.

Ahok menganggap, rute-rute yang dipilih TransJakarta untuk Kopaja adalah rute yang sepi penumpang. Sejak Kopaja resmi mengoperasikan angkutan pengumpan untuk moda transportasi TransJakarta mulai Senin 28 Desember 2015.

Rute yang dilayani pada tahap awal bus Kopaja terintegrasi dengan TransJakarta adalah rute Monas - Pantai Indah Kapuk (PIK) dan rute Koridor 6 busway (Ragunan - Dukuh Atas).

Empat rute lain, yaitu Ragunan - Monas, Lebak Bulus - Senen via Stasiun Cikini, Blok M - Manggarai via Stasiun Manggarai, serta satu rute lain yang belum ditentukan.

Ahok mengatakan, hal itu akan membuat PT Transportasi Jakarta merugi. Melalui Dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang diberikan DKI, PT Transportasi Jakarta melakukan pembayaran dengan sistem rupiah per kilometer kepada setiap bus yang dioperasikan.

Sementara itu, sopir-sopir bus mengemudikan busnya tanpa mengangkut penumpang yang padat. "Kopaja jadi keenakan," ujar Ahok.

Ahok mengatakan, rute-rute yang dipenuhi oleh calon penumpang justru dibiarkan. Para penumpang di rute-rute itu tetap mengandalkan moda transportasi lain, yang beroperasi tanpa terintegrasi dengan TransJakarta seperti Kopami, Metromini, dan Mikrolet.

"Yang rute yang banyak penumpang (dilepas), dia (TransJakarta) tetap biarkan bus yang jelek yang banyak beroperasi. Ya, ini namanya (TransJakarta) kurang ajar," ujar Ahok.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP