TUTUP
TUTUP
FOKUS

Dua Guru JIS Kembali ke Penjara

Mahkamah Agung lewat putusan kasasinya memvonis 11 tahun penjara.
Dua Guru JIS Kembali ke Penjara
Kedua guru JIS Ferdinand Tjiong dan Neil Bantleman saat bebas (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

VIVA.co.id - Setelah menghirup udara bebas selama enam bulan, dua guru Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong, terdakwa dalam kasus pelecehan seksual harus kembali mendekam di balik jeruji besi.

Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong harus kembali ke penjara setelah Mahkamah Agung lewat putusan kasasinya menguatkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap anak didiknya di sekolah JIS.

Dalam sidang kasasi Rabu, 24 Februari 2016, Hakim Agung Artidjo Alkostsar memvonis Neil dan Ferdinand, masing-masing dengan hukuman 11 tahun penjara, denda Rp100 juta, serta subsider 6 bulan kurungan.

Putusan kasasi ini dibacakan satu hari sebelum masa cekal terhadap kedua guru asing itu berakhir pada Kamis 25 Februari 2016. Hukuman Neil dan Ferdinand lebih lama satu tahun dari vonis PN Jaksel selama 10 tahun penjara.

Setelah putusan keluar, jaksa kemudian melakukan eksekusi terhadap terdakwa Ferdinand pada Kamis dini hari di kediamannya di kawasan Pondok Aren, Jakarta Selatan. Menurut Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Chandra Saptaji, eksekusi dilakukan tanpa perlawanan dan Ferdinand langsung dibawa ke Rutan Cipinang.

Lihat video eksekusi Fedinand di sini.

Sementara itu, terdakwa Neil Bantleman, pada Kamis malam sudah diterbangkan dari Bali ke Jakarta. Dia telah menyerahkan diri secara sukarela.

Juru bicara Mahkamah Agung, Suhadi menjelaskan, hakim menganggap putusan PN Jaksel yang sebelumnya memutus keduanya bersalah sudah benar. Tanpa bukti baru, putusan kasasi itu terkait dengan persepsi hukum.

"Hakim menganggap pembuktian Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah benar," katanya.

Dengan putusan kasasi ini, satu-satunya upaya untuk membebaskan Neil dan Ferdinand hanyalah dengan Peninjauan Kembali (PK). Sebelumnya, Neil dan Ferdinand diputus bebas dalam sidang banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Senin 10 Agustus 2015.

Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena keduanya tidak terbukti melakukan tindakan yang didakwakan jaksa serta memerintahkan agar Neil dan Ferdi dibebaskan. Keduanya kemudian dikeluarkan dari Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat, 14 Agustus 2015.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP