TUTUP
TUTUP
FOKUS

Pamer Kekuatan Mobil Baru di IIMS 2016

Siapa bakal berjaya?
Pamer Kekuatan Mobil Baru di IIMS 2016
IIMS 2016 Resmi Dibuka (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

VIVA.co.id - Hajatan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 resmi digelar sejak Kamis 7 April 2016. Tak ingin membuang kesempatan, perhelatan akbar ini langsung dijadikan ajang pamer bagi beberapa produsen atau pabrikan otomotif di Tanah Air.

Ya, beberapa produsen mobil dan motor langsung memamerkan produk-produk unggulannya. Bahkan tak sedikit Agen Pemegang Merek (APM) baik roda empat maupun roda dua yang memanfaatkan ajang ini untuk meluncurkan produk-produk terbarunya.

Selain menghamparkan berbagai produk atau varian baru mobil dan motor, pameran yang akan berlangsung hingga 17 April 2016 ini juga menyertakan berbagai produk pendukung berupa aksesori, pabrikan onderdil, ban, perangkat audio, dan beragam produk inovatif lainnya.

Bertempat di Jakarta Indonesia Expo, Kemayoran, pameran otomotif tahunan ini dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam sambutannya, JK, mengatakan bahwa sebuah negara tidak dapat terlepas dari industri, termasuk di dalamnya otomotif.

"Pameran ini lebih cepat dari tahun sebelumnya. Di dalamnya ada rasa optimistis, agar industri berjalan dengan baik. Karena, indikator negara itu dilihat dari tinggi rendahnya industri, salah satunya industri otomotif," kata JK.

JK juga menambahkan dalam pidatonya tersebut bahwa kebutuhan suatu negara akan kendaraan saat ini sama pentingnya seperti dengan kebutuhan teknologi dan komunikasi yang akan terus berkembang.

Terlebih, masih menurut JK, Indonesia sebenarnya mempunyai potensi untuk mendukung berkembangnya sektor otomotif. Potensi tersebut adalah jumlah penduduk yang sangat besar dibandingkan negara-negara tetangganya seperti Thailand dan Malaysia.

"Tinggi rendahnya penjualan mobil itu dipengaruhi tiga faktor. Yang pertama jumlah penduduk. Untuk soal ini, kita memenuhi syarat. Lalu faktor pertumbuhan ekonomi, karena ekonomi  selalu bergerak. Dan yang terakhir, panjang jalan," kata JK.

JK mencontohkan penduduk Indonesia lebih tinggi daripada Thailand. Tapi panjang jalannya malah kurang panjang dari Thailand. Hal itu yang kini menjadi perhatian pemerintah untuk membangun infrastruktur lebih baik lagi.

Selanjutnya...Mereka Pamerkan Produk Baru

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP