TUTUP
TUTUP
FOKUS

'Deal' Tiongkok dan Akhir Pelarian Samadikun

Samadikun Hartono tiba di Jakarta Kamis malam pukul 21.45 WIB.
'Deal' Tiongkok dan Akhir Pelarian Samadikun
Buron kasus BLBI Samadikun Hartono (Istimewa)

VIVA.co.id – Pelarian Samadikun Hartono terhenti di Shanghai International Circuit, Tiongkok. Buron kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) itu kabur sebelum dijatuhi vonis dalam kasus BLBI. Tapi, pada 17 April 2016, sang taipan ditangkap intelijen Tiongkok saat menyaksikan balapan bergengsi Formula 1.

Penangkapan mantan Komisaris Utama Bank Modern itu dilakukan atas kerja sama Badan Intelijen Negara (BIN) dan intelijen negeri Tirai Bambu. Setelah beberapa hari menjalani proses pemulangan dari Tiongkok, Samadikun akhirnya dipulangkan ke Indonesia, Kamis, 21 April 2016.

Kepulangan Samadikun dikonfirmasi Jaksa Agung HM Prasetyo pada Kamis malam, melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Sambil berkelakar, Prasetyo mengaku akan mendapat “kiriman barang” dari Kepala BIN Sutiyoso dari Shanghai, Tiongkok.

"Informasi terakhir yang saya terima bahwa 'barang' itu sudah akan dikirim ke mari," kata Prasetyo, ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 21 April 2016.

Baca: Kronologi Penangkapan Buronan BLBI Samadikun di China

Prasetyo menjelaskan, keberadaan Samadikun di Shanghai International Circuit, terdeteksi oleh otoritas Tiongkok yang kemudian diteruskan ke otoritas BIN. Informasi tersebut diolah oleh BIN, dan bersama tim dari Kejaksaan Agung, dibantu otoritas Tiongkok, berhasil membekuk pria 68 tahun itu.

"Ini bukti kami berusaha. (Pengejaran) ini butuh biaya sebenarnya," ujar Prasetyo. Sebelumnya, Samadikun diketahui kerap berpindah-pindah tempat tinggal, antara Singapura-Tiongkok. Pelariannya pun terhenti di Tiongkok.

Setibanya di Jakarta, Prasetyo mengaku akan langsung mengeksekusi Samadikun Hartono. Ia sudah meminta Jaksa Agung Muda Pidana Khusus untuk berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, terkait penempatan Samadikun setibanya di Tanah Air.

"Itu (eksekusi) yang sedang kami pikirkan. Nanti perlu pertimbangan apa di Cipinang, Salemba, Bandung, kami belum tahu nanti. Kami sudah siapkan mobil tahanan ya, petugas khusus," ujar jaksa agung yang juga politikus Nasdem ini.

Dan, jaksa agung itu pun membuktikan janjinya. Samadikun langsung “dieksekusi”, begitu akhirnya tiba Kamis malam sekitar pukul 21.45 WIB di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Berdasarkan pengamatan VIVA.co.id, saat tiba di bandara Halim, Samadikun mengenakan baju garis-garis. Ia langsung dibawa menuju ruang VIP. Di ruangan itu telah menunggu keluarga dan tim kuasa hukumnya.

Samadikun hanya sebentar menunggu di Halim Perdanakusuma. Tepat pukul 22.00 WIB, sebuah mobil minibus ELF berpelat merah dengan nomor B 7660 QK langsung membawa pria yang telah buron selama 13 tahun itu.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, Samadikun langsung dibawa ke Kejaksaan Agung. Di dalam mobil, Samadikun dikawal oleh empat orang anggota provost. Mobil ELF tersebut melaju keluar Halim diiringi mobil keluarga dan pengacara.

Baca juga: Buronan BLBI Tiba di Kejaksaan Agung

Selanjutnya...”Deal” Tiongkok

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP