TUTUP
TUTUP
FOKUS

Kisah Wanita Serang Pembunuh Kakak Tiri Kim Jong-un

Kisahnya seperti drama Korea. Tentang pembunuhan.
Kisah Wanita Serang Pembunuh Kakak Tiri Kim Jong-un
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. (REUTERS/KCNA)

Kakak Adik yang Saling Tak Suka

Kim Jong-nam adalah kakak tiri Kim Jong-un. Mereka berdua terlahir dari ibu yang berbeda. Ibu Kim Jong Nam, Song Hye Rim adalah seorang artis Korea Utara. Ia terlibat afair dengan Kim Jong Il, namun mereka tak pernah menikah. Bahkan, ayah Kim Jong Il, Kim Il Sung, tak pernah melihat Jong-nam hingga ia berusia lima tahun. Awalnya Jong-nam dipersiapkan untuk menggantikan ayahnya, namun insiden Tokyo membuat nama baiknya hancur dan mempermalukan Kim Jong Il dan Song Hye Rim.

Insiden Tokyo yang mempermalukan Kim Jong Il, terjadi pada bulan Mei 2001, Kim Jong Nam  tertangkap di bandara Narita Tokyo dan ditahan selama seminggu karena menggunakan paspor palsu dari Republik Dominika. Saat itu ia ditemani istrinya, wanita lain yang diyakini sebagai pengasuh, dan anaknya yang berusia empat tahun. Kepada media ia mengatakan ingin mengunjungi Disneyland, di Tokyo. Keempat orang itu kemudian dideportasi dan kembali ke Korea Utara melalui Beijing.

Atas aksi Jong-nam,Kim Il Sung merasa malu atas kelakuan Jong-nam, dan sejak itu bintang Jong-nam mulai meredup. Ibu Kim Jong Nam, Song Hye Rim juga merasa terpukul dan  akhirnya memilih meninggalkan Korea Utara dan tinggal di Moskow. Rim meninggal di Moskow setelah berjuang dengan depresi selama bertahun-tahun.

Sejak kejadian itu, Jong-nam lebih sering berada di luar negeri. Ia mengakui mencintai kebebasan. Kim Jong Il, meninggal dunia pada Desember 2011 karena serangan jantung. Ia meninggal dalam usia 46 tahun. Setelah kematian ayahnya, Kim Jong-un langsung menggantikan memegang tampuk tertinggi pemerintahan Korea Utara. Kekuasaan yang harusnya dipegang Jong-nam, akhirnya dikuasai Jong-un.

Sementara itu, dari luar negeri Jong-nam terus menyuarakan kritik pada pemerintahan yang dijalankan oleh adiknya.  "Saya khawatir bagaimana Jong-un, yang hanya menyerupai kakek saya, akan mampu memenuhi kebutuhan warga Korea Utara. Kim Jong-un masih hanya angka nominal dan para anggota elite kekuasaan akan menjadi orang-orang yang berkuasa sebenarnya. Suksesi dinasti adalah lelucon ke dunia luar, " ujarnya saat menyampaikan isi hatinya pada Yoji Gomi, seorang wartawan Jepang yang menulis buku tentang dirinya.

"Rezim Kim Jong-un tidak akan bertahan lama. Tanpa reformasi, Korea Utara akan runtuh, dan ketika perubahan tersebut terjadi, rezim akan runtuh," ujarnya menambahkan.

Dalam pelariannya, Jong-nam sering berpindah antara Macau dan China. "Alasan saya mengunjungi Macau begitu sering adalah karena itu adalah tempat yang paling bebas dan liberal di dekat China, di mana keluarga saya tinggal," ujarnya. Saat penyerangan yang membuat ia tewas, Jong-nam juga sedang menunggu pesawat yang akan membawanya dari Kuala Lumpur ke Macau.

Namun ia tahu, sejak Jang Song Thaek, paman yang sangat melindungi Jong-nam dieksekusi oleh Kim Jong-un, nyawanya terancam.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP