TUTUP
TUTUP
FOKUS

Menuntut Si Perusak Surga Raja Ampat

Pemilik kapal siap ganti rugi, tapi bagaimana unsur pidananya?
Menuntut Si Perusak Surga Raja Ampat
Kepulauan Raja Ampat Papua Barat (crossingindonesia.com)

Namun kini, kegagahan kepingan surga ini kini luruh karena ada kelalaian sebuah kapal pesiar asing. Gugusan karang yang menjadi khas Raja Ampat luluh lantak lantaran kapal berbobot 4.200 Gross Ton kandas.

Laporan Kepala Kantor SAR Sorong Prasetyo Budiarto, ketika kapal itu melaporkan kejadiannya, terungkap bahwa kapal canggih yang dinakhodai oleh Kapten Keith Michael Taylor itu mengabaikan fenomena perairan pasang surut di kawasan Raja Ampat.

Sebab dari pengakuan nakhoda, instrumen MV Caledonia Sky menunjukkan bahwa kedalaman air di lintasan mereka adalah lima meter. Sementara itu, faktanya, karena air sedang surut, kedalaman air menjadi dua meter. "Jadi kapal ini seperti duduk di atas karang," kata Prasetyo.

Kapal MV Caledonia saat kandas di kawasan perairan Raja Ampat Papua Barat

FOTO: Kapal MV Caledonian Sky saat kandas di perairan surut Kepulauan Raja Ampat Papua Barat, 4 Maret 2017/facebook@Hugo Mattsson

Profil Kapal MV Caledonian Sky
Nakhoda: Kapten Keith Michael Taylor
Penumpang: 102 Orang, 79 ABK
* Amerika Serikat (3)
* Kanadia (2)
* Inggris (86)
* Irlandia (2)
* Indonesia (2)
* Swedia (7)
Bobot kapal: 4.200 GT
Panjang: 90 Meter (295 feet)
Rute: Papua Nugini(25 Februari)-Filipina (14 Maret)


Pengabaian fenomena alam itu lah yang kemudian membuat kapal pesiar raksasa itu tetap memaksa melintas lantaran harus membawa rombongan turis ke tempat lain.

Bahkan, kapal ini juga sempat meminta kapal SAR untuk menarik mereka. Namun sia-sia, air surut dan kapal yang besar tak bisa ditarik. Kapal itu pun baru bisa dievakuasi setelah air kembali naik pada malam hari, sekira pukul 22.30 waktu setempat.

Menurut Prasetyo, diakui memang sangat riskan membawa kapal besar khususnya yang memiliki draft (kedalaman kapal) hingga lebih dari dua meter masuk ke Raja Ampat.

Sebab, kawasan itu memiliki pasang surut. Ketika pasang air memiliki kedalaman hingga 5 meter lalu surut dengan kedalaman kurang dari 2 meter.

"Banyak sekali spot di Raja Ampat yang dangkal kalau surut. Karena itu, kapal dengan kedalaman draft 2 meter harus hati-hati sekali," kata Prasetyo.

Kapal MV Caledonia saat kandas di kawasan perairan Raja Ampat Papua Barat

FOTO: Kondisi pertama kapal MV Caledonian Sky saat pertama kali kandas di perairan Raja Ampat Papua Barat, 4 Maret 2017

Selanjutnya, Kerusakan Terumbu Karang

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP