TUTUP
TUTUP
FOKUS

Mobil Jokowi Mogok, SBY Kena Getahnya

Setelah berpolemik, SBY akhirnya mengembalikan mobil Presiden.
Mobil Jokowi Mogok, SBY Kena Getahnya
Mobil Kepresiden Joko Widodo (Jokowi) (Setkab.go.id)

VIVA.co.id – Bisa Anda bayangkan ketika mendengar mobil yang ditumpangi seorang Presiden mogok di tengah jalan? Sudah pasti semua perangkat kepresidenan yang melekat saat itu kelimpungan. Beragam skenario disiapkan untuk membuat sang Presiden selalu merasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan tugasnya.

Karena sudah sewajarnya mobil Kepresidenan memiliki standar pengamanan kelas wahid dan selalu dipersiapkan dengan baik saat digunakan. Kualitas kendaraannya pun disesuaikan agar tetap kesan elegan tetap melekat, namun tetap aman saat dikendarai. Tak lupa, perawatan mobil Kepresidenan juga harus dilakukan secara berkala.

Setidaknya pengalaman itu yang dialami Presiden Joko Widodo saat meresmikan Mobile Power Plant di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu, 18 Maret 2017. Mobil dinas Kepresidenan yang ditumpangi Presiden tiba-tiba mogok di tengah perjalanan.

Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, membenarkan insiden  mogoknya mobil orang nomor satu di negeri ini. Bey saat dihubungi para jurnalis, mengaku iring-iringan mobil yang membawa Presiden Jokowi dan Ibu Negara tiba-tiba terhenti di sekitar wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata mobil Presiden mengalami kerusakan. Sedan Mercedes Benz S-600 Pullman Guard itu bermasalah pada setelan gas, sehingga laju kendaraan tidak bisa dalam keadaan normal.

Sadar akan situasi tersebut, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana, terpaksa turun. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kemudian menyiapkan mobil pengganti dan melakukan serangkaian pemeriksaan. Setelah santap siang, Presiden dan Ibu Negara kembali melanjutkan perjalanan dengan mobil pengganti.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung tak memungkiri penyebab mogoknya mobil Kepresidenan karena usia kendaraan yang sudah berusia 10 tahun lebih. Pram begitu disapa, mengaku tak terlalu terkejut dengan insiden mogoknya mobil Presiden di Kalbar. Sebab, selama mendampingi Presiden sudah tiga kali mengalami insiden serupa.

"Total mogoknya empat kali, kemarin terakhir di Kalbar, di Mempawah, dan itu sebelum masuk ke Kota Pontianak. Memang kondisi mobilnya sudah 10 tahun lebih, tetapi Presiden masih merasa, menganggap bahwa mobil itu masih bisa digunakan," kata Pramono, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Maret 2017.

Pramono menegaskan bahwa pengadaan mobil Kepresidenan ini terakhir kali dilakukan pada 2007 lalu, di era Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono. Jokowi sering kali, disarankan oleh para menterinya agar mengganti mobil yang baru, tapi selalu menolak dan memilih untuk memperbaiki mobil lama.

Di sisi lain, Jokowi meminta kepada Paspampres agar mobil-mobil Kepresidenan yang lain, yang sudah re-build bisa digunakan kembali.

Dari delapan mobil Kepresidenan yang ada, disebutkan salah satunya masih ada di Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono. Mengenai keberadaan satu mobil yang kini masih dipakai SBY, Pramono mengaku tidak mengetahuinya. "Saya enggak tahu. Kalau bilang tahu nanti sok tahu," katanya.

Berikutnya... Sentil SBY

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP