TUTUP
TUTUP
FOKUS

Perlukah Pindah Ibu Kota Negara?

Rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkaraya kembali muncul.
Perlukah Pindah Ibu Kota Negara?
Palangkaraya (ANTARA / Ronny NT)

VIVA.co.id – Pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangkaraya yang pertama kali digaungkan oleh Presiden Soekarno kembali muncul ke permukaan saat ini. Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh pihak Istana bahwa Presiden Joko Widodo telah mewacanakan hal tersebut. 

Bahkan, Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengatakan, Presiden Joko Widodo memang sudah mewacanakan untuk memindahkan Ibu Kota sejak di awal pemerintahan. Namun, keputusan tersebut akan tetap bergantung pada hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas. 

“Banyak (alasan pemindahan Ibu Kota) untuk Indonesia sentris. Sudah diwacanakan Presiden," ujar Teten di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, beberapa waktu lalu. 

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN, Arifin Rudiyanto, menjelaskan, meskipun wacana pemindahan Ibu Kota sudah ramai sejak lama, Bappenas baru saja mendapatkan instruksi langsung Presiden Joko Widodo untuk melakukan kajian. Dia menegaskan, kajian tersebut sampai saat ini masih bersifat sangat mentah. 

"Kajiannya baru saja dimulai. Baru diperintahkan. Kalau Presiden minta cepat, ya pasti cepat. Tapi kami masih cari dulu kriteria dan variabel-variabel apa yang digunakan,” katanya awal pekan ini.

Sementara itu, Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro, mengatakan, pihaknya akan mengupayakan kajian mengenai wacana tersebut rampung tahun ini. 

"Setelah itu (kajian selesai), kami serahkan kepada Presiden untuk membuat political decision," ujarnya di kantornya, kemarin.


Selanjutnya... Kajian yang Tak Berujung  

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP