TUTUP
TUTUP
FOKUS

'Episode' Habib Rizieq Bertemu Sekondan di Pelarian

Polisi tak akan melakukan jemput paksa Rizieq yang berada di Saudi.
'Episode' Habib Rizieq Bertemu Sekondan di Pelarian
Amien Rais bertemu dengan Habib Rizieq di Mekkah, Arab Saudi. (Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro)

Tak Mati Langkah

Beredarnya foto-foto Rizieq di pelarian nyatanya tak membuat polisi sewot. Meskipun red notice Polri atas Rizieq sebelumnya sudah ditolak oleh Interpol karena dianggap kurang memenuhi syarat. Tak mati langkah, polisi juga mengeluarkan blue notice, yang statusnya cenderung lebih soft dibandingkan red notice itu.

Cara blue notice dilakukan polisi untuk mengumpulkan informasi mengenai identitas, lokasi atau kegiatan seseorang di luar negeri. Selain berpatokan pada UU dalam negeri, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan bahwa polisi juga harus menghormati hukum-hukum internasional.

“Di semua yang diduga keberadaannya (Rizieq) kami komunikasi,” kata Rikwanto sebagaimana dilansir VIVA.co.id,  Rabu 14 Juni 2017.

Kemudian soal beredarnya foto-foto Rizieq dalam dua hari terakhir juga tak lepas dari perhatian polisi. Meskipun diduga kuat bahwa Rizieq masih berada di Arab setelah mendapatkan perpanjangan visa, polisi menegaskan tak akan menjemput paksa kejarannya ke negeri Timur Tengah.

Kepala bidang Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menilai bahwa pertemuan Amien Rais dengan Rizieq adalah pertemuan pribadi. Oleh karena itu dianggap tak terkait dengan proses hukum yang kini menjerat Rizieq.

Dia mengatakan, Rizieq memang tak dilarang bertemu atau berfoto dengan orang lain. “Kita enggak ada langkah kan dia ngobrol sendiri ya enggak ada masalah,” kata Argo Yuwono.

Dia mengatakan, polisi hanya mengingatkan agar Rizieq bisa segera kembali ke Indonesia dan mempertanggungjawabkan hal yang dituduhkan kepadanya. Pemimpin FPI itu diharapkan bisa patuh hukum. Dia harus tunduk pada kanun negara sebagaimana seluruh warga yang setara di mata hukum dan UU yang berlaku.

Selain itu, polisi juga mengimbau agar Amien dan para politikus PKS yang bertemu dengan Rizieq bisa melapor kepada Polda Metro Jaya menyusul hal itu telah diingatkan dalam selebaran DPO Rizieq.

“Tidak (jemput paksa). Tunggu balik (ke Indonesia),” kata Argo di Markas Polda Metro Jaya.
 
Sekondan

Pertemuan antara Amien dan Rizieq Syihab sebetulnya bukan hal mengejutkan. Apalagi keduanya terekam media massa kerap bersama dalam sejumlah aksi setahun terakhir.

Amien selayaknya sekondan Rizieq. Dalam beberapa kesempatan keduanya kompak memprotes mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dan bersikukuh Ahok harus dipenjara dengan alasan penodaan agama.

Dalam kasus penistaan agama yang menjerat Ahok, keduanya juga hadir dalam aksi-aksi massa yang menekan aparat agar segera menahan Ahok. Pada saat aksi 112 beberapa waktu yang lalu, di Masjid Istiqlal Jakarta pusat, di depan massa aksi, Amien juga dengan gamblang memuji-muji Rizieq dan Bachtiar Nasir sebagai ulama yang sesungguhnya.

“Ulama ul haq adalah seperti di sini ini, habib, kyai, ustaz Bachtiar Nasir dan kyai yang lain,” kata Amien Rais mengacu pada Rizieq dan Nasir pada saat itu.

Selain berada dalam satu lokasi menggerakkan massa, Amien juga pernah berdiri bersama di atas mobil komando massa aksi 411 yang juga menuntut Ahok ditangkap. Tak hanya dua orang tersebut, mereka juga didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Kini, pada saat Rizieq tengah terjerat kasus, Amien juga menyempatkan diri menemui panutan FPI tersebut di Arab Saudi di sela-sela umrahnya.
 
Menurut politikus PAN, Dradjad Wibowo, pertemuan Amien dan Rizieq sebagai bentuk silaturahim. Mereka saat itu, terlibat pembicaraan ringan. Dradjad menggambarkan kedekatan Rizieq dan Amien dengan kondisi “ngobrol enteng”.

Sementara Amien belakangan tengah dikaitkan dengan kasus transfer bertahap senilai Rp600 juta yang disebutkan hasil uang haram korupsi alat kesehatan yang menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Fakta persidangan transfer uang kepada Amien Rais itu dibacakan jaksa KPK di sidang korupsi Siti di Pengadilan Tipikor.

Hampir sama dengan Rizieq, Amien risih dikaitkan dengan persoalan hukum. Segera dia menuding KPK melakukan kriminalisasi terhadapnya. Lalu tak lama setelah gonjang-ganjing uang transfer itu, Amien Rais juga terbang ke Mekah untuk umrah.

Namun soal siap diperiksa penegak hukum, Amien agak berbeda dengan Riziq. Amien disebutkan, sangat siap berhadapan dengan KPK setelah dia menunaikan ibadah di Arab Saudi.

“Usai Pak Amien Rais umrah itu bisa (diperiksa), terserah KPK. Kapan pun Beliau siap atau kalau perlu pak Amien datang langsung ke KPK tanpa dipanggil,” kata Drajad Wibowo yang dikenal sebagai orang dekat Amien Rais.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP