TUTUP
TUTUP
FOKUS

Heboh Jenderal Polisi di Balik Teror Air Keras Novel

Ini klaim serius dari Novel Baswedan sebagai korban. Polri harus usut.
Heboh Jenderal Polisi di Balik Teror Air Keras Novel
Novel Baswedan diterbangkan ke Singapura untuk menjalani perawatan khusus. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Reaksi KPK dan Istana

Tuduhan adanya jenderal yang terlibat ini segera memancing reaksi dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo. Tapi dia tak mau ambil pusing.

"Saya tidak boleh bicarakan yang tidak jelas fakta dan datanya," kata Agus Rahardjo di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu 14 Juni 2017.

Agus lantas mengatakan bahwa lembaganya masih percaya dengan penanganan yang dilakukan kepolisian. Karena itu, Ia dan pihaknya menunggu informasi resmi dari Kepolisian.

"Kami masih percayakan ini ke Polri," kata Agus.

Sementara itu, Istana memilih diam. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memilih untuk tidak berkomentar terkait pernyataan Novel itu.

"Enggak tahu," kata Pramono mengelak, saat dimintai tanggapannya di Istana Negara, Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, juga enggan mengomentari pernyataan Novel itu. "Itu bukan tugas saya, tanya juru bicara (Jubir Presiden Johan Budi)," kata Teten.

Sementara itu, Johan Budi yang dihubungi melalui pesan singkat, juga belum mau memberikan penjelasan terkait tuduhan Novel itu.

"Tanya Polri," kata Johan.

[Kasus Novel Lelet, Polisi Berdalih Masih Cari Fakta]

Selanjutnya...Jangan Setengah-setengah

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP